Sabtu, 13 Juli 2013

Saat Hatiku Diketuk Oleh Sarung

Baby Key, sang pengetuk hati

Sabtu, 13 Juli 2013, Pukul 15.00
Tidak terasa, puasa sudah menginjak hari ke empat. Dan, Alhamdulilah belum ada halangan apapun sejauh ini. Puasaku lancar. Dari waktu menjelang imsyak hingga adzan maghrb berkumandang. Begitu juga dengan ibadah sholat 5 waktuku. Tak seperti biasa. Tahun lalu, ibadah sholat wajib 5 waktu lengkap paling hanya bertahan 1-2 hari. Tapi tidak di tahun ini. Aku sudah bertekad bulat menjaga sholat wajibku harus lengkap. Mulai shubuh, dhuhur, ashar, maghrib, dan isya'. Meski belum dilengkapi dengan sholat tarawih, yang masih jarang kulakukan.

Sholat tarawih berjamaah masih kulakukan dua kali, di hari pertama dan kedua bulan puasa. Sebenarnya, hati ini ingin sekali melengkapi sholat sunnah itu hingga 30 hari ke depan. Tapi ada saja halangan yang menggoda. Mulai dari rasa malas, hingga keasyikan bermain bersama anakku. Apalagi si kecil kadang manja. "Ayolah Ay, kita main-main lagi," selorohnya. Kata Ay adalah sebutan Ayah dari anakku, Baby Key. Sungguh lucu.

Akhirnya, aku pun harus mengalah dengan mengajaknya bermain. Tentu setelah urusan ibadah dan belajar selesai. Tahun ini, di bulan suci ramadhan, Aku sudah berjanji untuk lebih disiplin mengajarkan Key belajar dan mengaji. Sebelum maghrib, bundanya yang bertugas mengajarkan dia belajar, mulai berhitung, menulis hingga membaca. Sementara, aku kebagian tugas mengajarkannya mengaji. Terutama surat-surat pendek Juz Amma yang bukunya berasal dari Mbah Bu' nya, ibuku. Ya, Mbah Bu' Key adalah guru ngaji di kampungku dulu, sampai sekarang.

Inilah salah satu yang mendorongku agar bisa mengajarkan Key hafal surat-surat pendek itu. Apalagi dari raport sekolah yang kuterima beberapa waktu lalu, Key hanya mendapartkan nilai C dari pelajaran agama, terutama membaca dan menghafal surat-surat pendek. Padahal, dulu dia cukup hafal, mulai surat Al-Fatihah, An-Nas, Al Falaq, hingga Al Ikhlas. Tapi karena jarang dipelajari kembali, akhirnya dia pun lupa. Dan kini aku harus lebih tegas.

Aku kembali ajari dia di bulan suci ini. Sekalian ku ajak belajar sholat maghrib berjamaah di rumah bersama istriku. Rasanya, indah sekali jika aktifitas seperti ini terus berlangsung setiap hari. Tidak hanya di bulan ramadhan saja. Sebagai Ayah, kepala keluarga, sekaligus imam dalam keluarga, tekadku sudah bulat menjaga ini. Menjaga lingkungan keluarga yang harmonis dan agamis. Jangan sampai anakku besar tanpa mengetahui ilmu agama.

Hati ini sempat tertonjok dengan tingkah laku anakku. Dia berontak saat hendak kuajari pakai sarung. Padahal, sarung merupakan sarana ibadah yang paling utama bagi seorang laki-laki. "Nggak mau pakai sarung aku, nggak enak..!!" katanya. Saat itu aku langsung sadar. Aku bangun dari hati kelam yang menutupiku. Selama ini aku jarang sekali mengajak anakku sholat berjamaah. Jarang sekali aku ajarkan pakai sarung padanya. "Like father, like son," begitu sindir istriku yang hanya menatapku dengan pandangan
dingin. .

Tidak salah jika dia berontak. Tak salah juga jika dia tidak merasa nyaman dengan sesuatu yang baru dikenakan. Dengan sabar ku ajari dia apa artinya sarung. Meski dengan sedikit bentakan karena dia terus marah. Namun, dengan sedikit rayuan dia pun akhirnya luluh. Key mau ikut sholat berjamaah maghrib dengan memakai sarung. Setelah sholat, dia pun dengan senang hati  mau diajari mengaji. Sungguh, momen yang indah. Meski momen itu harus didahului dengan rayuan mengajak Key ke basar di depan rusun kampung sebelah.

Sejak saat itu, aku berjanji akan mengajari Key lebih intens. Bukan hanya lewat ajakan tapi langsung dengan contoh. Aku akan mencoba mengajari anakku itu tentang tiang agama, sholat 5 waktu yang tidak boleh ditinggalkan. Dengan semakin rajin sholat, tentu Key akan lebih akrab dengan sarungnya. Sarung berwarna kuning yang merupakan hadiah dari tantenya saat ulang tahunnya yang ke 5, tanggal 26 April beberapa bulan lalu.

Selain mengajari Key tentang sarung, tentu ada yang lebih penting lagi. Apa itu? Mencoba mempertebal imanku sendiri. Iman yang selama ini tak pernah kutengok. Iman yang selama ini hanya kupikir hanya nama seorang temanku saja. Padahal, iman inilah yang akan mengangkat derajat kita dan keluarga kita di alam akherat nanti. Aku harap protes dan berontak anakku tentang sarung bisa mendobrak karang yang menutup imanku.

Amin Ya Robb... Semoga...!!!! (adj)

Kamis, 25 April 2013

Selamat Ultah Key... We Love U....!!!!!

Tak terasa, sudah 5 tahun kau hadir di dunia ini nak. Tepatnya pukul 15.00, 26 April 2006 di salah satu rumah sakit bersalin Trenggalek. Untuk pertama kalinya, kau buka matamu melihat indahnya bumi. Dan pertama kali pula, kau hirup sejuknya udara ibu pertiwi.

Anoegrah Keysar Ar Rummy. Itulah nama yang kami berikan padamu nak. Entahlah, nama itu muncul begitu saja saat itu. Anoegrah, karena kamu adalah anugrah yang diberikan Allah SWT pada kami. Keysar, dalam pencarian mbah google, artinya hadiah yang besar. Sementara, Ar Rummy, dicupilk dari surat ke 30 Al Quran, Ar Rumm yang berarti bangsa Romawi. Hampir semua orang didunia mengakui, bangsa Romawi dikenal akan kebesaran dan kedigdayaannya.

Lahir tanggal 26 April, berarti zodiak kamu taurus. Menurut mbah google, taurus adalah simbol kepastian dan kehendak yang kuat. Cenderung berjuang mendapatkan rasa aman batiniah dan jasmaniah. Memiliki selera tinggi pada pakaian, lukisan, barang-barang antik dan barang-barang mewah lainnya. Cita rasa Taurus sangat tinggi, namun cenderung konservatif. Mereka sangat menikmati alunan melodi dan musik yang indah. Taururs suka menolong orang lain dan tidak mudah marah. Mereka tidak suka didesak dan cenderung keras kepala bila terus menerus didesak. Para Taurus cenderung setia, stabil dan sabar, meskipun kadang keras kepala.

Mereka memiliki pandangan yang baik untuk meraih tujuan mereka sehingga mereka cukup berhasil. Mereka gigih pada keputusan yang telah diambil dan tidak ada seorangpun yang dapat merubah pendiriannya. Karena Taururs tidak suka didesak, maka banyak yang menjulukinya si Lamban. Namun demikian, kamu dapat mempercayakannya dalam membantumu keluar dari masalah. Mereka bukan tipe orang yang mudah melanggar janji dan mundur dari suatu keyakinan, dan mereka memiliki stamina dan ketekunan untuk bertahan dari lawan-lawannya. Kekuasaan Taurus sangat hebat sehingga mereka tidak mudah gagal dalam hidupnya.

Namun, apapun penjelasan ramalan bintang itu hanya kamu yang bisa menentukan masa depanmu nak.Kami, sebagai orang tua hanya bisa mengarahkan mana jalan yang baik untuk kau lalui. Kami akan menunjukkan dan menuntunmu mencapai apa yang kamu cita-citakan.kelak. Ayah sangat yakin nak, kau akan jadi orang besar nantinya. Amin Rais, salah satu tokoh nasional Indonesia, juga pendiri parpol pun lahir pada tanggal yang sama.

Tanggal 26 April juga diperingati sebagai Hari Kekayaan Intelektual se dunia. Semoga saja, kau menjadi generasi intelektual selanjutnya nak. Ikuti saja arus kehidupan ini dengan bekal kemampuan dan iman.Selamat ulang tahun dan Happy Birthday 'Key.' Semoga perjalanan hidup 5 tahun ini jadi langkah awal baik bagimu...!!!

Selasa, 23 April 2013

Antara Politik, Licik, dan Barca….!!!!

Pertarungan politik di Indonesia akan segera dimulai. April tahun 2013, puluhan partai politik beramai-ramai menyerahkan rentetan daftar calon legislatif yang akan diusungnya pada Pileg tahun 2014 mendatang. Tentunya, partai politik itu harus menyodorkan nama-nama orang yang memiliki trak record luar biasa dalam membela rakyat. Ibarat klub sepak bola, sebelum mengikuti kompetisi, mereka akan menyeleksi pemain yang akan diboyongnya. Idealnya sih seperti itu. Tapi, fakta di lapangan berkata lain. Tak sedikit, partai politik itu menyodorkan nama calon legislatif yang justru memiliki trak record gak jelas. Atau bahkan trak recordnya buruk. Sejumlah partai politik sepertinya menutup mata, nekat menjagokan eks narapidana sebagai calegnya. Lebih ironis lagi, tersangka kasus dugaan korupsi pun bisa leluasa daftar caleg partai tertentu.

Bayangkan, mau jadi apa negara kita jika para wakil rakyatnya saja berasal dari orang-orang munafik dan nggak jelas tadi. Belum lagi kelakuan dari para calon legislatif yang awal daftarnya menyogok pemimpin partai dengan segebok uang. Calon wakil rakyat semacam dan sejenis ini sudah pasti bukanlah sosok pembela rakyat. Tapi tipikal orang yang memiliki kepentingan pribadi dengan gelar sebagai anggota dewan yang terhormat. Gelar yang terhormat itu jelas tak akan bisa merubah moral wakil rakyat sejenis ini. Moral penyogok dan pemberi suap, yang bisa menjalar menjadi moral pejabat yang korup. Menghalalkan segala cara, bermain mata dengan rekanannya dalam menggarong uang rakyat. Tender dan proyek bernilai miliaran rupiah dikuasai. Kualitas proyek dinomor sepuluhkan. Yang penting duit proyek sudah ditangan, beres.

Tinggal menghitung prosentase pembagian dengan para rekanannya. Wakil rakyat yang berada di garda depan penentu anggaran, biasa meminta persenan 5-10 persen. Bayangkan, jika nilai proyek yang digarong Rp 300 Miliar. Bisa-bisa Rp 15-30 Miliar uang rakyat dibagi-bagikan kepada cecunguk-cecunguk wakil rakyat dan lingkarannya. Disebut lingkaran, karena anggota legislatif biasanya tidak bekerja sendiri dalam menggarong APBD/N. Yang lebih memiriskan hati, ujar salah seorang pemain proyek, praktek semacam ini sudah wajar.

Ibarat orang berdagang, ada proses tawar menawar dalam pengajuan tender. Si pencari proyek mengajukan sejumlah nilai tertentu ketika pemberi proyek menawarkan nilai tender. “Lah itu kan salah satu bentuk dari proses tawar menawar’ katanya. Salah satu contoh yang dijelaskan, tender pengadaan percetakan kartu suara misalnya. Dari total jumlah nilai pengadaan yang diajukan, biasanya biaya produksi hanya 40 persen saja. Sisanya, 60% merupakan biaya bagi-bagi, yang rinciannya 10% pemilik tender, 10 persen makelar tender (bisa wakil rakyat atau politisi), 5% biaya operasional, 5% lagi biaya pelicin, dan 30 % untung bersih pelaksana tender.

Wadalah, aksi penggarongan uang rakyat yang sepertinya ‘dilegal’kan. Asalkan persyaratan administrasi terpenuhi, berapapun anggaran yang digarong gak masalah. Badan Pemeriksa Keuangan pun gak akan menciumnya. Bagaimana bisa mencium, wong di sekitar lokasi tender sudah disebar semprotan wangi-wangian. Istilahnya, semua kebagian rejeki. Sehingga tidak akan membuka aibnya sendiri. Maklum lah, secara nasional, ajang pemilu, pileg ataupun pemilukada diibaratkan sebagai sebuah pesta rakyat. Pantas jika istilah pesta rakyat itu bisa diplesetkan sebagai bancakan uang rekyat. Mulai dari tender berbagai peralatan kebutuhan pemilu, hingga bagi-bagi uang oleh para politisi yang memiliki kepentingan di pemilu tersebut.

Semoga saja praktek ‘kadal’ ini segera berakhir. Sehingga anggaran tender yang diajukan berbagai instansi itu benar-benar yang masuk akal. Bukannya mengakali rakyat dengan penggelembungan anggaran demi kepentingan orang-orang dan lingkaran setannya. Apa bisa ya? Saya yakin bisa. Terlebih di jaman sekarang yang semua pada terbuka. Teknologi informasi memiliki peranan penting dalam transparansi keuangan publik. Salah satu perusahaan negara yang bergerak di bidang telekomunikasi pun sekarang lagi getol-getolnya mewujudkan hal itu. Melalui program digital society, BUMN itu akan mewujudkan Indonesia yang bersih. “Inilah salah satu tugas yang dimandatkan Menteri BUMN, Dahlan Iskan kepada kami,” ujar salah satu pegawainya.

Luar biasa bukan pemikiran menteri yang satu ini. Bukan lagi memikirkan bangsa ini 5 tahun atau 10 tahun ke depan, tapi sudah memikirkannya hingga ratusan tahun mendatang. Tentunya, bukan kita penikmatnya, tapi cucu-cucu anak kita. “Masa depan yang indah tak datang dengan sendirinya. Perlu mimpi, harapan dan perencanaan. Setelah itu, lakukan yang terbaik dengan sebaik-baiknya,” itulah kata-kata mantan jurnalis tersebut.

Pemikiran besar menjadikan Indonesia sebagai negara besar yang terintegrasi dan transparan, tentunya tak lepas dari hiruk pikuk pertarungan politik yang ada. Suka atau tidak suka, sejarah bangsa ini terukir dengan sejarah politik. Untuk itu, pilihlah wakil politik Anda yang sekarang ini daftarnya sudah masuk di kantor KPU, mulai pusat hingga daerah. Jangan asal pilih, tapi jangan juga tak memilih. Jangan sampai masa depan bangsa ini jatuh ke tangan orang-orang yang salah. Tangan orang-orang picik yang haus kekuasaan dan harta.

Virus harapan yang tengah digencarkan pak menteri semoga saja cepat menyebar di kalangan anggota dewan. Supaya tak ada lagi permainan kotor dan licik. Sehingga timbul permainan cantik dan elegan. Tapi, semua tergantung dari moralitas personalnya. Barcelona yang biasa bermain  cantik saja harus tumbang 4-0 dari Bayern Munich.. hehehe

Jumat, 05 April 2013

Aksi Setan di Rumah Tuhan

Cerita penjaga masjid itu masih terbayang di pikiran saya. "Hati-hati mas, meskipun Anda berada dalam masjid, jangan menaruh barang berharga sembarang. Sudah banyak korbannya," pesan si penjaga masjid kepada saya Jumat malam (05/04) itu. Sontak saja, hati ini langsung tersentak. Jiwa ini seperti disengat listrik 5 watt. Batin saya protes, "Masak sih di tempat ibadah ini ada yang nekat mencuri? Inikan rumah Tuhan, bukan aula?"

Tapi, begitulan fakta yang sebenarnya. Si penjaga masjid itu awalnya pun heran. Tapi karena memang seperti itu faktanya, dia pun meningkatkan kewaspadaan. Dengan lugas dan penuh semangat dia menceritakan kejadian-kejadian pencurian di rumah Tuhan itu. Mulai dari pelaku yang menyamar sebagai jamaah, sampai pelaku yang menyamar sebagai pencari sumbangan. Macam-macam lah trik orang itu untuk mengelabui korbannya.

Tragisnya lagi, aksi pencurian itu dilakukan saat si korban sedang sholat. Korban yang saat itu khusuk menghadap Tuhan Yang Maha Esa justru dimanfaatkan oleh pelaku. Di tengah kekhusukannya, pelaku mengambil laptop korban yang diletakkan di samping. Korban tahu jika ada yang sengaja mengambil laptopnya. Tapi karena dia saat itu mengaku sedang khusuk tumakninah, terpaksa tak bisa membatalkan sholatnya.

Ada lagi kejadian saat korban mengambil air wudlu. Biasanya, jemaah wanita akan meletakkan dompet atau tasnya di atas tempat wudlu. Nah, pas mengambil air wudlu, pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura ikut wudlu di samping korban. Si pelaku hanya wudlu sebentar dan langsung mengambil tas korban yang lengah.

Beruntung, dari sekian banyak aksi pencurian di rumah Tuhan ini, hampir semua pelakunya berhasil diamankan. Yang lebih mengagetkan saya, semua pelaku pencurian di dalam masjid itu ternyata dilakukan para wanita. Naudzubillah

Bersambung...

Senin, 28 Januari 2013

Antara Es Krim dan Susu


Cerita dibawah ini bukanlah tentang sebuah es krim, tapi tentang segelas susu. Lihatlah nak, begitu lezat kan rasa es krim ini.. Tapi tahukan kamu jika es krim ini dibuat dari susu. Mungkin jika masih belum diolah, kamu pasti kurang doyan ya. Karena, susu sapi murni mungkin saja rasanya sedikit bagaimana gitu dan baunya sedikit amis. Tapi, perhatikan cerita di bawah ini nak. Segelas susu itu bisa mendatangkan sebuah kebaikan yang luar biasa hebat. .

Ada seorang anak lelaki miskin yang kelaparan dan tak punya uang. Dia nekad mengetuk pintu sebuah rumah untuk minta makanan. Namun keberaniannya lenyap saat pintu dibuka oleh seorg gadis muda. Dia urung minta makanan, dan hanya minta segelas air.

Tapi sang gadis tahu, anak ini pasti lapar. Maka, ia membawakan segelas besar susu. “Berapa harga segelas susu ini?” tanya anak lelaki itu.

“Ibu mengajarkan kepada saya, jangan minta bayaran atas perbuatan baik kami,” jawab si gadis.

“Aku berterima kasih dari hati yang paling dalam… ” balas anak lelaki setelah menenggak habis susu tersebut.

Belasan tahun berlalu…

Gadis itu tumbuh menjadi wanita dewasa, tapi didiagnosa punya sakit kronis. Dokter di kota kecilnya angkat tangan. Gadis malang itu pun dibawa ke kota besar, di mana terdapat dokter spesialis.

Dokter Howard Kelly dipanggil untuk memeriksa. Saat mendengar nama kota asal wanita itu, terbersit pancaran aneh di mata sang dokter.

Bergegas ia turun dari kantornya menuju kamar wanita tersbt. Dia langsung mengenali wanita itu.

Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya wanita itu berhasil disembuhkan. Wanita itu pun menerima amplop tagihan Rumah Sakit. Wajahnya pucat ketakutan, karena dia tak akan mampu bayar, meski dicicil seumur hidup sekalipun. Dengan tangan gemetar, ia membuka amplop itu, dan menemukan catatan di pojok atas tagihan…

“Telah dibayar lunas dengan segelas susu …” Tertanda, dr. Howard Kelly.

(dr. Howard Kelly adalah anak kelaparan yang pernah ditolong wanita tersebut. Cerita disadur dr buku pengalaman dr. Howard dalam perjalanannya melalui Northern Pennsylvania, AS)

Tanamkanlah kebaikan dalam tiap inci jejak hidup kita nak, walaupun itu hal kecil, alam pasti akan membalas benih kebaikan yang kita tebarkan.

Pesan Ayah Untukmu... Key...!!!


Ayo nak... lihatlah jalan lurus itu. Jangan pernah kau berpaling ke belakang jika ingin menggapai cita-citamu. Teguhkan tekadmu... Bulatkan semangatmu... Raihlah mimpimu... Buktikan jika kau mampu... Dan buatlah bangga orangtuamu....!!!


Ay... berhasilll... aku bisa lewati jembatan ini....!!!!!!
Hebat kau nak...!!!
Tapi ingatlah... jangan jemawa.... !!!!
Masih panjang perjalanan hidup ini untuk kau tempuh.....
Masih luas samudera kehidupan ini untuk kau arungi...
Banyak karang tajam, ombak besar, dan badai ganas yang siap menghadang di depan sana....
Siapkan mentalmu nak....
Asah daya pikirmu....
Bekali hidupmu dengan pondasi agama yang kuat....
Suatu saat kelak... kau akan tahu....
Kehidupan fana dan nyata ini ternyata hanyalah fatamorgana.....
Fatamorgana yang mengasyikkan.....
Fatamorgana yang menggiurkan....
Tapi bisa menjerumuskan bagi yang tak bisa mengendalikan....
Jangan mudah percaya dengan apa yang kau lihat nak.....
Ikuti naluri dan kata hatimu.....
Disitulah.. kau akan menemukan jalanmu...
Jalan menuju kebahagian dunia akherat........!!!